Sucinya Kulit Bangkai Yang Disamak

HR. Imam al-Bukhari :

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radliallahu tanhuma, dari saudah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wassalatn, ia berkata: “seekor kambing kami mati, kemudian kami menyamak kulitnya, dan kami gunakan untuk geriba minuman hingga geriba itu usang.” 
Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Abbas radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam pernah berjalan melewati seekor kambing yang sudah jadi bangkai lalu beliau bersabda: “Apakah kalian bersenang-senang dengan kulitnya (yang belum disamak) ini?” Mereka menjawab: “Itu hanyalah bangkai.” Kemudian beliau bersabda lagi: “Sesungguhnya yang diharamkan adalah jika memakannya.” 
HR. Imam Muslim:
Diriwayatkan dari Abu al-Rhair, dia berkata: “Aku lihat baju kulit Ibnu wa’lah as-Saba’i, lalu aku memegangnya. Maka dia bertanya: “Mengapa kamu memegangnya? Aku telah bertanya kepada Abdullah bin Abbas. Aku berkata: ‘Aku berada di Maroko, dan kami bersama kaum Barbar dan Majusi, ketika itu dibawakan domba yang telah mereka sembelih, sedangkan kami tidak memakan sembelihan mereka. Dan mereka telah mendatangi kami dengan membawa geriba yang mereka gunakan untuk menyimpan lemak.’ Maka Ibnu Abbas berkata: ‘Kami telah menanyakan Rasulullah shallallahu ‘alaihiwassalam tentang hal tersebut, maka beliau menjawab: ‘Menyamaknya adalah faz menyucikannya’.” 
Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas, dia berkata: “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:”Apabila kulit telah disamak, maka sungguh ia telah suci.”

Leave a Comment