Perumpamaan Dosa Orang Mukmin

HR. Imam al-Bukhari :
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Sesungguhnya orang mukmin melihat dosa-dosanya seperti ia duduk di pangkal gunung, ia khawatir gunung itu akan menimpanya, sedangkan orang faajir (orang yang selalu berbuat dosa) melihat dosa-dosanya seperti lalat yang menempel di batang hidungnya kemudian ia mengusirnya seperti ini lalu terbang.” Abu Syihab mengisyaratkan dengan tangannya di atas hidungnya.

Dia juga berkata: “Allah merasa gembira karena tobatnya seorang hamba melebihi kegembiraan seseorang yang tengah singgah di suatu tempat yang mencekam dengan ditemani hewan tunggangannya, perbekalan makanan, dan minuman berada bersama tunggangannya, kemudian ia meletakkan kepalanya kemudian tertidur. Ketika ia terbangun dari tidurnya, ternyata hewan tunggangannya terlepas dengan membawa perbekalan makanan dan minumannya, hingga ketika ia merasa sangat panas dan haus, atau seperti yang dikehendaki Allah, ia pun berkata: “Sebaiknya aku kembali saja ke tempat tidurku semula.” Kemudian ia kembali dan tertidur. Ketika ia mengangkat kepalanya, ternyata hewan tunggangannya telah berada di Sisinya.

HR. Imam Muslim :
Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Perumpamaan orang yang bakhil dan orang yang menafkahkan hartanya bagaikan dua orang yang mernakai baju besi, tetapi baju besi itu hanya menutupi buah dadanya hingga tulang selangkanya. Adapun baju besi yang dipakai oleh orang yang bersedekah, setiap kali ia bersedekah, malca baju besinya akan melonggar sehingga akhirnya menutupi seluruh badan hingga jari-jari kakinya, bahkan dapat menghapus bekas jejak kakinya. Sedangkan jubah besi yang dipakai oleh orang yang bakhil, maka setiap kali ia menolak untuk menafkahkan hartanya, niscaya baju besi itu akan menyempit sehingga menempel ketat di kulitnya.”

Leave a Comment