Membersihkan Bekas Darah Haid

HR. Imam al-Bukhari :
Diriwayatkan dari ‘Aisyah berkata: “salah seorang dari kami mengalami haid, kemudian Saat telah suci, bekas darah tersebut ia bersihkan, kemudian kain tersebut ia cuci dan bersihkan, kemudian ia shalat dengan menggunakan kain tersebut.”

Diriwayatkan dari ‘Aisyah: “Bahwa seorang wanita Anshar bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam: “Bagaimana caranya aku bersuci dari haid?” Beliau lalu enjawab: “Ambillah sepotong kapas yang diberi wewangian lalu bersihkanlah tiga kali.” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam merasa malu lalu memalingkan mukanya, atau beliau mengatakan: “Bersihkanlah dengan kapas itu.” Lalu aku tarik wanita itu dan aku terangkan apa yang dimaksud oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam”
HR. Imam Muslim :
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dari Hisyam bin Urwah dia berkata, telah menceritakan kepada kami Fatimah dari Asmar dia berkata: "Seorang perempuan dating menemui Nabi shallallahu 'alaihi wassalam seraya berkata: "Pakaian salah seorang dari kalangan kami terkena darah haid. Apa yang harus dia lakukan? Lalu beliau bersabda: "Terlebih dahulu keriklah darah itu, kemudian bilaslah ia dengan air, kemudian siramlah ia. Setelah itu (kamu boleh) menggunakannya untuk melaksanakan shalat."              

Leave a Comment