4 Wanita Yang Dijamin Masuk Surga Oleh Allah Swt


Sudahkah anda tahu bahwa Allah memuji beberapa wanita di dunia yang kemudian dijanjikan surgaNya? Inilah empat wanita shalihah yang dijamin memasuki dan menghuni surga di akhirat kelak.
Sebagaimana sabda Rasulullah saw ; ” Sebaik-baik perempuan muslimah surga adalah Khadijah, Fatimah, Maryam, Asiyah” (HR. Baihaqi)

1.      Khadijah
Siapakah Khadijah? Ia adalah figur wanita dermawan yang memberikan segalanya untuk dakwah sekaligus istri yang dicintati suaminya. Kedermawanannya mendapat sanjungan dari Allah dengan memberikan salam melalui malaikat Jibril.



Berkatalah Jibril pada Rasulullah, “Ya Rasulullah, Khadijah sebentar lagi akan datang membawa bejana berisi lauk atau makanan atau minuman. Kalau ia sudah datang, sampaikan salam dari Allah dan dariku. Dan berikan kabar gembira dengan rumah di surga” (HR. Bukhari dan Muslim).

Siapa yang tidak bahagia jika mendapat salam itu datang langsung dari Allah, Dzat Penguasa Alam Semesta. Khadijah ikhlas meski hartanya habis untuk menyokong dakwah suaminya. Pantas saja jika Rasulullah sangat terkesan oleh pengorbanan Khadijah. Hingga sosoknya tidak pernah hilang meski ia telah memiliki istri yang tak kalah sholehnya.

2.     Fatimah
Kenapa Fatimah Harus Fatimah??? Karena ia adalah sosok yang mencerminkan anak yang berbakti pada orang tuanya. Sebuah posisi yang sulit dicapai oleh anak yang tidk pernah menghargai ibu bapaknya.

Fatimah adalah anak kesayangan dari rassullah, tetapi meskipun dia adalah anak rassullah dia tidak pernah sombong, tidak dibandingkan anak” sekarang , anak” sekarang jika orang tuanya kaya raya, pasti dia akan memanfaatkan kekayaan orang tuanya dengan membeli segala sesuatu yang diinginkan ,, tetapi, berbeda dengan fatimah , walaupun dia anak dari rassullah hidupnya sangat berkecukupan, bahkan dia mau menikah dengan ali bin abi thalib yang pada saat itu hidup dengan kemiskinan.. wahhh… subahanallah,kapan ya kita bisa seperti fatimah yang tidak pernah sombong walaupun ayah.a kaya raya…
Huuuh,, pasti kita bisa…
Dan Didalam diri Fatimah tersebut, telah ada benih-benih sikap berbakti yang tertancap kuat.
Contoh:
· Dikala perang Uhud telah selesai, nabi terluka di pipinya. Giginya patah dan kakinya terluka. Darah pun keluar. Fatimah dibantu Ali, dengan sabar membersihkan luka dan berusaha menghentikan darahnya.

· Dikala Nabi dilempari darah dan kotoran unta oleh Uqbah bin Abi Muith saat sujud di depan Ka`bah, Fatimah yang mendengar itu segera datang dan membersihkan kotoran itu dari kepala ayahnya. Kemudian Fatimah menghampiri dan memarahi para kafir Quraisy. Tapi malah ditertawakan dan tidak diindahkan karena menganggap Fatimah masih kecil pada saat itu.

Bagaimanapun Rasulullah teramat mencintai putrinya itu. Hingga dengan mesra, menjelang wafat Rasulullah memberi kabar gembira pada putrinya. Bahwa diantara kerabatnya, dialah yang akan cepat menyusul kepergian Rasulullah. Sebuah kabar yang membuat Fatimah berhenti menangis dan tersenyum.

3.      Asiyah
Karena ia adalah sosok wanita beriman diantara lingkungan yang sesat. Siapapun tahu siapa suami Asiyah. Ia adalah Raja Fir`aun. Sejarah mencatat kalau Firaun adalah Raja yang sombong. Teramat sombong. Karena ia telah merebut kesombongan yang hanya dimiliki Allah dengan mengatakan dirinya adalah Tuhan. Barangsiapa yang menolak, maka kematian adalah balasannya. Namun tidak begitu dengan Asiyah. Ketika terjadi peristiwa adu ilmu antara tukang sihir Firaun dan Musa, Asiyah bertanya pada para pengawal, “Siapa yang menang?” Mereka menjawab, “Musa dan Harun”

Asiyah pun kemudian berkata; “Aku beriman kepada Tuhannya Musa dan Harun”. Sebuah jawaban lugas yang menampar wajah Firaun di muka umum. Angkaranya membuat Asiyah diancam akan dilempari batu besar di padang pasir yang panas. Tapi Asiyah tetap teguh. Sehingga keteguhannya dicatat Allah dalam Al-Quran,

“Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir`aun dan perbuatannya. Dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.” (QS. At-Thamrin : 11)

Wanita yang lemah belum tentu sanggup bertahan dalam lingkungan yang menuhankan selain Allah. Kebanyakan kita malah menjadi lebur dengan lingkungan yang kotor.

4.      Maryam
Kenapa Maryam? Karena ia adalah figure wanita yang selalu menjaga kesuciannya. Sebuah harga mahal yang makin sulit di dapat di zaman sekarang. Sejarah mencatat, dari wanita yang suci lahir manusia-manusia pilihan. Lihatlah para salafus saleh kebanggan Islam. Mereka dilahirkan oleh sosok ibu yang selektif dalam mendidik anak-anaknya. Begitu juga dengan Maryam, dari rahimnya lahirlah Nabi Isa.

Ada proses panjang dimana ia dicatat dalam hadits sebagai wanita surga. Bayangkan, seorang wanita yang selalu menjaga kesuciannya diberi ujian kehamilan. Sulit untuk dimengerti jika itu bisa terjadi tanpa campur tangan laki-laki. 

Tapi itulah takdir yang diterima dengan ikhlas oleh Maryam. Walau hinaan dan cemoohan datang bertubi-tubi, ia pasrahkan segalanya pada Allah. Karena hanya Allah yang tahu kalau dirinya tidak pernah berbuat sekeji itu. 

Bandingkan dengan wanita saat ini yang mempunyai bayi tanpa ayah bukan karena mukjizat seperti yang dialami Maryam, tapi karena kebejatan moral.


Demikianlah beberapa wanita yang Allah pilih untuk kita jadikan contoh agar kita mampu mendapatkan RahmatNya. 

Leave a Comment