10 Keistimewaan Shalat Berjamaah

Karena sekali shalat berjama’ah di Masjid pahalanya 25 derajat dibanding shalat sendiri. Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

 “Shalatnya seorang pria berjamaah pahalanya 25 derajat dibanding sendirian di rumah atau di pasar, yang demikian itu karena jika ia berwudhu dengan sempurna kemudian ia keluar rumah dengan satu tujuan shalat berjamaah di masjid, maka setiap langkahnya mengangkat satu derajat dan diampuni satu dosanya, dan selama ia di majelis shalat tanpa hadats didoakan para malaikat, “Ya Allah, ampunilah ia dan rahmatilah ia”, dan dianggap mengerjakan shalat sepanjang menunggu waktu shalat” (HR Bukhari Muslim). 
Bahkan rumusannya bisa  berubah: 
1 X  Sholat JAMA’AH > 5 Hari Shalat SENDIRI  
Karena dalam hadits lain yang masyhur adalah lebih utama 27 derajat.
Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Shalat Jamaah lebih utama dua puluh tujuh kali dibanding shalat sendiri”  (H.R. Bukhari Muslim dll.). 
Fadhilah Shalat BERJAMA’AH di MASJID: 

1. Mendapat naungan Allah Subhanahu wa Ta’ala pada hari kiamat
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah Subhanahu wa Ta’ala di hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya (diantaranya)……dan seseorang yang hatinya selalu terpaut pada masjid” (Muttafaqun Alaihi)
 Berkata Imam An-Nawawi ketika menjelaskan makna hadits di atas yaitu “Orang mempunyai rasa cinta yang dalam terhadap masjid dan kontinyu dalam melaksanakan shalat berjama’ah di dalamnya bukan berarti selalu tinggal didalam masjid” (lihat syarah An-Nawawi 7 : 121) 

2. Akan lebih dicintai oleh Allah.
Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
 Shalat seseorang bersama seorang lebih utama dari shalat sendiri, dan shalat bersama dua orang lebih utama dari shalat bersama seorang, semakin banyak mereka berjamaah semakin dicintai Allah (H.R. Ahmad, Abu Dawud).

3. Mendapat keutamaan berjalan dan pulang ke/dari  Masjid.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang dengannya Allah akan menghapuskan dosa dan mengangkat derajat ?” Para shahabat berkata : “Tentu, Ya Rasulullah”, Beliau bersabda ” ….dan memperbanyak langkah menuju ke masjid …(HR. Muslim).
Pengangkatan derajat artinya kedudukan yang tinggi di Syurga (lihat syarah An-Nawawi 3 : 141). 
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: Barang siapa yang menuju ke masjid untuk shalat berjama’ah maka setiap langkahnya menghapuskan dosa dan ditulis padanya satu kebaikan baik ketika ia pergi maupun ia kembali (HSR. Ahmad). 
Syaratnya berangkat dari rumah sudah menyempurnakan wudlu.
Diriwayatkan dari Utsman bin Affan berkata “Saya mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
Barang siapa yang berwudhu dan menyempurnakannya kemudian berjalan untuk melaksanakan shalat fardu bersama dengan manusia atau secara berjama’ah atau di dalam masjid maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mengampuni dosa-dosanya” (HR. Muslim) 

4. Mendapat keutamaan menunggu shalat.
Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
Apabila salah seorang dari kalian duduk untuk menunggu shalat di masjid maka dia senantiasa dalam keadaan shalat selama ia tidak berhadats (dan) para malaikat akan mendo’akannya : “Ya Allah ampunilah dia, Ya Allah rahmatilah dia(HR. Muslim) 

5. Mendapat keutamaan berada di shaf pertama.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
Kalau seandainya manusia mengetahui apa yang terdapat dalam adzan dan shaf pertama kemudian mereka tidak mendapatkannya kecuali dengan melakukan undian niscaya mereka akan melakukannya” (HR. Bukhari) 

6. Mendapat keutamaan berada di shaf sebelah kanan.
Diriwayatkan dari Aisyah berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang berada pada shaf sebelah kanan (HR.Abu Daud dan Ibnu Majah).
Dan adalah para shahabat menyukai untuk senantiasa berada di bagian kanan shaf apabila mereka shalat dibelakang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Al-Bara’ Radhiyallahu ‘anhu berkata :
Kami apabila shalat di belakang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam lebih kami sukai untuk kami berada di sebelah kanan beliau karena beliau menghadapkan wajahnya (pertama kali) kepada kami (saat salam) (HSR. Abu Daud) 

7. Mendapatkan keutamaan mengucapkan amin bersama para malaikat.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
Apabila imam mengucapkan “ghairul maghduubi ‘alaihim waladdhaliin” maka katakanlah “Amin” karena barang siapa yang aminnya bertepatan dengan aminnya para malaikat maka akan diampuni dosanya yang telah lalu (HR. Bukhari) 

8. Mendapatkan pembebasan dari api neraka dan dari kemunafiqan.
 Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
Barang siapa yang shalat selama empat puluh hari secara berjama’ah dan selalu mendapatkan takbir pertama, maka di tetapkan baginya dua pembebasan : Pembebasan dari api neraka dan pembebasan dari kemuniqan (HHR. Tirmidzi). 

9. Mendapat Penerangan dari Allah atas kegelapan akhirat.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda : 
Karuniailah mereka yang berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan sinar yang sempurna di hari kiamat  (H.R. Abu Dawud & Trimidzi).

 10.Mendapatkan keutamaan shalat ’Isya dan shalat Shubuh  berjama’ah.
Dalam riwayat Utsman 
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
Barang siapa shalat Isya’ dengan berjamaah, maka ia seperti mendirikan shalat selama setengah malam, barangsiapa shalat Subuh berjamaah, maka ia laksana shalat semalam suntuk (H.R. Muslim dll.)

Leave a Comment